HJS 2018: My Heart, Your Heart

Di 27 September 2018 lalu, aku ke Kemenkes, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia untuk peringatan Hari Jantung Sedunia . Dengan tema “My Heart, Your Heart”, dibahas lagi bagaimana kita harus lebih menjaga jantung demi kualitas hidup yang lebih baik.

Ada istilahnya PJK, itu merujuk pada Penyakit Jantung Koroner. Yang maksudnya gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena ada penyempitan  pembuluh darah koroner. (Kalo dulu belajar biologi, bisa lah ngebayangin gimana ya..)

(dok: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dki-jakarta/hari-jantung-sedunia-2018-my-heart-your-heart)

Sakit jantung ini  termasuk jenis PTM atau Penyakit Tidak Menular. Dari data WHO tahun 2015, 45 persen dari kematian disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah, untuk kategori kematian yang disebabkan oleh PTM.  Tambahan, data dari SRS Indonesia 2014 (Sample Registration System) menyebutkan PJK berada di urutan kedua setelah penyakit stroke dalam penyebab kematian di Indonesia.

 

 

Aston Marina Hotel, SiJum, seribuan anak yatim dhuafa se-Jadetabek dan Ancol

Hari Rabu lalu, tanggal 29 Agustus 2018, aku bersama teman-teman @bloggercrony berkesempatan hadir di #bloggercare CSR Dufan x Aston.

Kali ini dalam rangka perayaan hari ulang tahun Ancol dan Komunitas Sijum yang diadakan bersama. Tersebutlah istilah “Teriyaki II”.

1000an anak yatim dhuafa bersama para pendamping diundang. Mereka yang berasal dari berbagai daerah se- Jakarta, Depok, Tanggerang, Bekasi berkumpul  bersama.

Ada terdapat sekitar 25 anak yatim dhuafa dan beberapa orang pendamping yang difasilitasi oleh CSR-nya Hotel Aston Marina dalam kegiatan ini.Pihak hotel menyediakan bus untuk mengantar jemput ke Taman Impian Jaya Ancol.

Turun di sebelum pintu masuk, kita semua diberikan kaos seragam agar lebih mudah dikenali. Juga, ada juga sekotak martabak Orin dibagi ke setiap orang untuk sarapan.

Masuk kawasan bermain, tiket gratis pun diproses. Penyelanggara ingin mentraktir semua untuk senang-senang seharian bermain di setiap wahana yang ada.

 

APG 2018 dan INAPGOC, udah kenal kan?

Namanya Asian Para Games 2018 (*ini berbeda dengan perhelatan Asian Games yang diselenggarakan di 18-8-18 yaa) dan INAPGOC a.k.a Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee 

Udah tinggal hitungan hari buat kita menggelar perhelatan olahraga bergengsi se-Asia tahun ini. Ini akan menunjukkan apakah kita lebih baik dari para pendahulu bangsa sebagai tuan rumah di ajang sebesar tersebut. Ada Asian Games 2018 yang ‘demam’-nya sudah merebak kemana-mana dan Asian Para Games 2018 yang sedang buka peluang buatmu ambil peran sebagai salah satu dari 8000 orang volunteer yang terpilih nantinya.

Eh, kamu masih kurang info tentang Asian Para Games 2018, yang kita sebut dengan singkat sebagai INAPG? Mari baca terusss..

Logo INAPG 2018 via https://asianparagames2018.id/
  • Ada kata “Para” yang ambil dari bahasa Ibrani

Merujuk pada pengertian untuk Asian Games, yang merupakan kompetisi olahraga semacam olimpiade yang diperuntukkan pada negara-negara di kawasan Asia. Maka, Asian Para Games bisa diartikan seperti itu namun dengan tambahan keterangan bahwa atlet yang bertanding adalah penyandang disabilitas atau kita sebut dengan istilah difabel di Indonesia. Kata “Para” ini juga digunakan pada asosiasi ditingkat olimpiade yaitu Paralympic, Para Athletes, dan lainnya yang bisa dikepoin lebih lanjut ke Google. Nah ada beda peserta AG dan APG disini dilihat dari atlet yang bertanding yaitu satunya normal satunya difabel.

  • Ada beragam kelas di tiap cabang olahraga atau cabor yang dipertandingkan

    Wheelchair Table Tennis for Male Class via https://www.youtube.com/watch?v=8bo-GVBAx0Q

Ambil contoh untuk cabor Tenis Meja, ada pembagian kelas pertandingan antara atlet difabel yaitu standing untuk main secara berdiri, wheelchair untuk berkursi roda, dan beberapa klasifikasi lagi dari sisi kecacatan yang dimiliki atlet agar mereka bertanding seimbang. Nantinya akan ada 18 cabor diperlombakan dan beberapa diantaranya mungkin ada yang kamu belum pernah dengar. Semisal, cabor yang namanya Boccia, Goal Ball, Lawn Ball?

  • Slogannya; “The Inspiring Spirit and Energy of Asia” yang nunjukin INAPG lebih dari sebuah kompetisi olahraga

    The hall of fame belongs para athletes via https://www.instagram.com/asianpg2018

Berprestasi dengan memiliki keterbatasan bentuk fisik serta mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi bergengsi bukanlah suatu hal yang mudah namun bisa diwujudkan. Ini bukan perkara kecacatan yang membatasi, tapi semangat tanpa batas yang menginspirasi. Disadari atau tidak, saat menyaksikan perjuangan para-atlet bertanding serasa ada nilai-nilai hidup yang mengetuk diri sebagai motivasi. Coba kamu bergabung menjadi volunteer, bisa merasakan dan melihat secara langsung tuh! Cek di sini ya!

  • Dihelat per empat tahun, ini ke-3 kalinya APG digelar yang menjadikan pertama kali bagi Indonesia sebagai tuan rumah

    Sebagian kecil coordinator volunteer-nya INAPGOC via https://www.instagram.com/uniiyanisd

Dibentuklah panitia pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games, dengan nama INAPGOC. Terdapat 4 pembagian deputi yang membawahi puluhan divisi untuk saling berkoordinasi mempersiapkan jalannya acara bergengsi ini. Untuk lebih menyukseskan INAPG 2018, ada 8000 orang yang akan diberi kesempatan untuk berperan sebagai volunteer di main event, tertanggal 6-13 Oktober 2018. Beberapa bulan sebelumnya, sudah ada seratusan lebih anak muda terpilih untuk mengisi peran coordinator volunteer. 

Sekian dulu, sampai jumpa di tulisan Uni berikutnya~

*p.s: silakan rajin cek akun instagramnya, di @asianpg2018, untuk info dan perkembangan terbaru

 

sebuah syair untuk AG 2018, “Asia di Indonesia”

tik tok tik tok tik tok

para penyusun strategi berjalan ke utara

di timur suka cita ribuan juta jiwa meletup-letup

pada selatan bahu-membahu rumah diselesaikan

sisi barat menolak kalah berputus asa raih bintang

tik tok tik tok tik tok

makin dekat makin tampak yang ditata

makin sedikit waktu makin gegap gempita

moga doa harapan nyata di mata

Asia di Indonesia

berkumpulah utara-timur-selatan-barat bersama

demi sejarah kita

(Uniiyanisd | Batuceper, Juli 2018)

 

Jadi tim #dukungbersama untuk Asian Games ke-18

Tanggal 18 Agustus 2018 akan segera datang, dan akan jadi momen yang spesial. Sehari setelah merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, kita akan melanjutkan perhelatan yang lebih besar bersama saudara-saudara se-Asia dalam Asian Games 2018. Bersemangat dukung bersama, kan?

…Berbeda bukan alasan untuk tak saling menopang tujuan cita dan harapan…

(Lirik lagu “Bright as the Sun” – Asian Games 2018 Official Song)

Terus, ada yang bertanya: “Sepenting apa sih ini? Kan cuma orang-orang yang lomba olahraga”, dengan gaya acuh tak acuh. Aku jadi tertawa antara miris, kasihan dan ingin menceramahi. Acara ini lebih dari sekedar pertandingan, wahai saudara-saudari se-Indonesia Raya!

(Logo, taken from https://www.instagram.com/asiangames2018/ )

Dulu, di tahun 1962 adalah pertama kalinya kita, Indonesia, menjadi tuan rumah Asian Games yang saat itu perhelatan yang ke-4. Di tahun 2018 ini, kita kembali dipercaya untuk mewujudkan helat olahraga se-Asia yang ke-18, bertempat di Jakarta dan Palembang serta beberapa tempat pertandingan di Jawa Barat dari tanggal 18 Agustustung hingga 2 September 2018.

Nanti, antara sadar atau tidak, ada rasa bangga yang akan mekar di hati kita jika kita bersama-sama bisa menyukseskan seluruh rangkaian penyelenggaran Asian Games 2018. Sebagai rakyat Indonesia yang dari dahulu terkenal keramah-tamahannya, semoga slogan “Energy of Asia” bisa terwujud.

Kesungguhan pemerintah dalam menyambut Asian Games 2018 ini terlihat dari berbagai fasilitas yang digenjot perbaikan dan pembangunannya agar kelancaran terwujud. Di Jakarta, ada renovasi besar-besaran kompleks olahraga Gelora Bung Karno, perbaikan transportasi umum dan lainnya. Di Palembang, transportasi publik seperti LRT telah diujicobakan. Di daerah lain se-Indonesia, bermacam-macam aktifitas suka cita diselenggarakan.

Peran sebagai tuan rumah dan peserta pertandingan bukanlah perkara mudah. Benar-benar harus ada kata “kita”. Kita yang berasal dari masyarakat umum, pemerintah, atlet, sebagai sebuah tim. Jika satu dari bagian tim melemah, yang lain haruslah menguatkan, mendukung satu sama lain dalam menggapai tujuan besar bersama. Begitu, kan?

Nah, mari terus berbenah dan bersiap.. kita tim #dukungbersama!

 

 

 

catatan kecil tuan rumah untuk 18-8-18

Kenapa Asian Games 2018 harus digadang-gadangkan?

Yaaa.. menurutmu?

Beberapa teman pernah berujar bahwa ia ingin menjadi bagian orang belakang panggung pesta olahraga ini, tapi beberapa teman lainnya pernah bersikap acuh tak acuh. Lalu kamu? Berpulang pada pemahaman masing-masing sih. Namun, satu yang pasti, jangan lupa kita harus saling menghormati..

Asian Games bisa disebut juga dengan istilah Asiad atau Asian Olympiad, maksudnya olimpiade setingkat Asia. Perlombaan ini diadakan satu kali dalam 4 tahun dengan tuan rumah negara yang berbeda tiap kali penyelenggaraannya.

Kita, Indonesia, sudah pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1962 yang pertandingannya berpusat di Jakarta. Pada kali pertama tersebut, pemerintah kita membangun seluruh infrastruktur pendukung berbagai cabang olahraga yang ditandingkan dari awal. Di akhir, kita berhasil menjamu dan mengukir prestasi.

Terima kasih atas optimisme yang menular dari Bapak Presiden pertama kita, Bung Karno. Keinginan untuk menunjukkan pada dunia bahwa bangsa Indonesia yang masih berumur belasan tahun saat itu mampu terwujud. Niat baik berbuah baik, insyaAllah.

Buat kita yang lahir jauh sesudah itu, ada jejak sejarah yang bisa  kita temukan. Kompleks olahraga Gelora Bung Karno  yang berada di daerah Senayan, DKI Jakarta, itu salah satu warisan yang kita terima.

Tahun 2018 ini  menjadi kedua kalinya kehormatan sebagai tuan rumah didapatkan oleh Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Asian Games, ada dua kota yang dijadikan oleh negara tuan rumah untuk tempat bertanding. Adalah Palembang berada di pulau Sumatera dan Jakarta di pulau Jawa.

#dukungbersama dari seluruh lapisan tata kehidupan berbangsa bernegara sangat penting. Nah, kontribusi kita sudah sampai mana?

Apa kita sudah melampaui usaha para pendahulu bangsa, 62 tahun lalu, dalam menyambut dan menjamu perhelatan?

Jika tak bisa berbuat banyak, setidaknya kita tak merusak usaha yang telah dilakukan.

Ada perjuangan yang tak kecil untuk mewujudkan keinginan besar, menjadi tuan rumah yang baik untuk orang-orang yang datang dari seantero benua Asia atau bahkan dari belahan dunia lainnya. Lebih dari sekedar pertandingan olahraga, kita akan menemui banyak hal nantinya dari Asian Games ke-18.

Dikembalikan pada pribadi masing-masing, semoga dari kesempatan sekali seumur hidup ini, kita bisa mengukir sejarah yang membanggakan untuk diwarisi pada generasi bangsa di masa datang. Jangan berhenti #dukungbersama hingga akhir!

Sudah tiba waktunya

yang dinanti-nanti kita

Indonesia ‘kan berpesta

Palembang dan Jakarta membawa jejak negara

harum di mata dunia

aku yakin kita mampu membawa nama bangsaku

ke tempat yang lebih tinggi dengan berjuta prestasi

teruslah bersatu padu menyambut hari yang baru

indahkan nama bangsamu seindah untaian lagu

ini pesta olahraga 

bukannya hura-hura apalagi huru-hara

kita harus bertekad dalam satu semangat

jadi tuan rumah hebat

aku yakin kita mampu membawa nama bangsaku

ke tempat yang lebih tinggi dengan berjuta prestasi

teruslah bersatu padu menyambut hari yang baru

indahkan nama bangsamu seindah untaian lagu

aku yakin kita mampu membawa nama bangsaku

ke tempat yang lebih tinggi dengan berjuta prestasi

teruslah bersatu padu menyambut hari yang baru

indahkan nama bangsamu seindah untaian lagu

(lirik Asian Games 2018 official song“Indonesia Berpesta” oleh Anji)

Ya, kita harus mampu menjadi tuan rumah hebat. Kita bisa bersama-sama.

Selamat menyambut, membuat sejarah di 18-8-18!

~unii

 

#dukungbersama AG2018 ala kamu itu nonton langsung atau ?

Hey ajak aku dong sekarang
Aku mau nonton pertandingan
Don’t you coba melarang larang
Ayo dukung tim kesayangan

Seluruh dunia ke Indonesia
Siapakah dia juara Asia
Ke Jakarta, ke Palembang
Ketemu kita, semua tergila

(lirik lagu “Ayo Nonton Asian Games 2018” oleh Cameo Project

Kalo dipikir-pikir lagi, tahun 2018 ini bisa dibilang tahunnya pesta olahraga ya..

Ada Piala Dunia 2018 yang berakhir bulan Juli di Rusia untuk olahraga sepakbola yang ‘demam’nya memang merajalela ke seantero dunia dan telah menyuguhkan ‘kejutan permainan’ jadi bersejarah.

Bulan Agustus hingga September mendatang, ada Asian Games ke 18 di Indonesia yang merupakan multi-sport-event, beragam cabang olahraga yang dipertandingkan.

Untuk Asian Games ke-18 ini, udah sampai mana ‘demam’nya kena di kamu?

Ada banyak kegiatan yang dibuat untuk menyambut perhelatan yang ke-dua kalinya kita sebagai tuan rumah ini. Tak hanya #dukungbersama di dalam negeri saja, negara-negara lainnya di Asia juga bikin acara lokal. Bisa cek update-nya di akun instagram-nya, @asiangames2018.

Nah, kabar bahagia! Tiket nonton pertandingan Asian Games udah tersedia dibeli secara online. Karena info di zaman kita sekarang ini makin mudah diakses, sila langsung cek di www.asiangames2018.id/tickets

Jadi makin semangat sambut hari H, hayoo!

Cabang olahraga yang akan ditonton nanti? Ini ada daftarnya sesuai urutan abjad:

  • Anggar
  • Angkat Besi
  • Atletik
  • Balap Sepeda BMX
  • Balap Sepeda Gunung
  • Balap Sepeda Trek
  • Basket
    Basket 3×3
    Berkuda
    Bisbol
    Bola Tangan
    Bola Voli
    Boling
    Bridge
    Bulutangkis
    Dayung
    Golf
    Gulat
    Hoki
    Jet Ski
    Judo
    Ju-Jitsu
    Kabaddi
    Kano/Kayak Slalom
    Kano/Kayak Sprint
    Karate
    Kurash
    Layar
    Lompat Indah
    Menembak
    Modern Pentathlon
    Panahan
    Panjat Tebing
    Para Layang
    Pencak Silat
    Polo Air
    Renang
    Renang Artistik
    Rugby 7
    Sambo

    Senam Artistik

  • Senam Ritmik
  • Senam
  • Trampolin
  • Sepak Bola
  • Sepak Takraw
  • Sepatu Roda
  • Sepeda Jalan Raya
  • Skateboard
  • Skuas ( Tenis Dinding )
  • Soft Tenis
  • Sofbol
  • Taekwondo
  • Tenis
  • Tenis Meja
  • Thriatlon
  • Tinju
  • Voli Pantai
  • Wushu

Sebanyak itu macam pertandingan, semoga atlet bangsa kita mampu membuktikan diri untuk membawa nama Indonesia bergema sebagai juara.

Masyarakat semangat mendukung, atlet semangat bertanding, pemerintah semangat menfasilitasi dan kita semua semangat menjadikan Asian Games 2018 ini sejarah yang akan menjadi satu kali pengalaman seumur hidup layak dikenang dengan senang

Nah.. di tahun 2018 ini, sebenarnya ada 10 cabang olahraga baru yang dipertandingkan. Tengok lagi daftar diatas, kamu tahu kan cabor yang mana aja?

[~uni]

Album “Energy of Asia” dan 30 hari menuju sejarah 18-8-18

Beberapa hari belakangan ini, playlist yang kuputar buat menemani kegiatanku benar-benar berfaedah. Menyemangati banget ini!

Sila dengar dan rasakan bagaimana lagu-lagu yang dikemas jadi satu album “Energy of Asia” sampai di kamu..

(kebiasaan baru dengar lagu)

Favoritku?

Saat ini, selera mengarah ke lagu yang dibawain BCL ft J-Flow, “Dance Tonight”, Isyana dengan judul “Asia’s Who We Are”, GAC di “Cita Kita”, Afgan dengan “Be Alright”, J-Flow ft Dira Sugandi berjudul “Unbeatable”, dan yang pasti “Bright as The Sun”. Hawa-hawa positif liriknya itu yang bikin nagih buat diputar ulang dan ulang, lagi dan lagi.

*salut sekali buat tim produksi album ini, gimana cara bisa mereka ngumpulin banyak penyanyi dan musisi papan-atas jadi begini, makin semangat euy #dukungbersama !

Optimisme, dan hal-hal positif menjadi dasar pesan yang disampaikan dalam irama yang dihadirkan. Kata “energi” yang dipilih sebagai motto terus disebut-sebut di lirik satu lagu ke lagu lainnya. Keberagaman pun diperdengarkan lewat aliran musik yang berbeda dari satu lagu ke lagu lainnya.

Demi perhelatan olahraga se-Asia yang ke-18 ini, sudah sampai mana semangat kita menyemati kebersamaan ini? Ada 30 hari lagi untuk lebih menggaungkan penyambutan kita sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Hayuk!

Underneath the same old sky 

With one goal, to shine the brightest

Then step up to be crowned up high
Here we are, from near and from far

Here we are, from near and from far
Here we are, from near and from far

All of Asia

And On this day, we came for our right

To find our golden star

Trust yourself your faith is all you need

Come and show your heart

Asia’ s Who We Are

(ASIA’S WHO WE ARE by Isyana Sarasvati)

Nge-blog dijalanin bersama nge-vlog bisa tambah seru, tergantung kamu

Bulan Maret udah datang, ku ceritain kegiatan di week-end pertama ya?

Kemarin, tanggal 4 Maret, itu awal pertamaku ikut serta acara para blogger profesionalnya Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneur). Ku tak nyangka bisa benar-benar hadir di tengah-tengah mereka dan menjalani pelatihan (biasanya ku kepo lewat postingan di instagram.. kan ku masih blogger remah-remah).. *terima kasih banyak-banyak buat Mbak Ani Berta, founder-nya ISB yang berbaik hati buka kesempatan.

Atas judul Blogger Gathering 2018 Part 1, ku berangkatlah ke tempat kejadian acara di Burger King Plaza Festival. Kali ini adalah Workshop Video Smartphone untuk Vlogging persembahan ISB dan CNI. Nah, sesuai dengan info di flyer kegiatan, ada seorang vlogger bernama Dudi Iskandar yang akan melatih. Bener aja, dengan humble-nya Kang Dudi berbagi ilmu nge-vlog pada para blogger!

Beberapa waktu sebelum hari H, peserta yang ikut kegiatan dikumpulin dalam grup chat messenger biar lebih gampang berbagi info persiapan untuk workshop. Disinilah, kita diminta untuk instal dua aplikasi editing video untuk smartphone secara nge-vlog yang dibahas nanti itu vlogging lewat smartphone. Jadi.. no other than phone camera and no laptop. Kedua aplikasi itu bernama “Text Animation Legend” dan “Power Director”, bisa ditemuin di PlayStore. Tambahannya, beberapa video pendek yang ingin dijadikan vlog untuk jadi bekal belajar.

Dasarnya vlog sama dengan blog, ada sesuatu sisi personal yang disampaikan kepada penonton tapi lewat media berbentuk video. Kenapa perlu nge-vlog? Ya karena ketertarikan orang-orang sekarang lebih condong pada tampilan gambar bergerak (dan blogger yang nge-vlog bisa lebih beragam karyanya sebagai content-creator).

Dari Kang Dudi, ada poin-poin yang harus dipikirkan saat kita membuat vlog sendiri; mampu mengoperasikan kamera hape, mampu mengedit, mampu membuat naskah (cerita yang ingin disampaikan) dan mampu menyebarkan hasilnya. Buat alat yang dibutuhkan, hanyalah kamera ponsel yang nantinya diinstalkan aplikasi edit video. Udah! Dicukupkan dengan teknik ini-itu kemudian. Yang paling penting sih usaha pantang berhenti bikin vlog lagi dan lagi, kata Kang Dudi nih, jam terbang berpengaruh sama kemampuan menghasilkan editing video yang menarik. Ya gitu, konsisten!

Hal-hal teknis dalam menggunakan dua aplikasi tadi dijabarkan seiring pertanyaan dari para peserta, dan kesabaran membuahkan hasil. Banyak video-video sederhana yang diolah tadi jadi vlog pemula ala blogger. Diawali dari penggunaan aplikasi ‘Legend’ untuk bagian awal vlog lalu aplikasi ‘Power Director’ untuk rangkaian potongan cerita vlog dan terakhir, unggah vlog ke media sosial. Tadaa, jadilah~

Boleh lah di coba lagi; rekam momennya, edit videonya, trus unggah vlog-nya..

Tak ketinggalan, energi yang berkurang setelah workshop bertambah setelah melahap satu porsi burger, satu porsi kentang sama segelas softdrink-nya Burger King dan ditambah UP Hot Dark Chocolate-nya CNI biar bikin vlog-nya lebih semangat. Kalau pun nanti coklat CNI habis dan mau lagi, gampang nyarinya. Lewat belanja online di geraicni.com sajah.

Tiap waktu pasti ada yang berubah, musti pintar-pintar beradaptasi kan ya? Blogger sebagai content creator bisa lah nge-vlog. CNI yang produknya dijual lewat sistem multi level marketing bisa lah dibeli lewat online shopping.

Barakallah untuk semua, makasi Mbak Ani, Komunitas ISB, Kang Dudi dan seluruh pihak pembahagia!

 

 

 

 

 

Kenalan dengan R80, berusaha dan berbangga. Hayuk! Ikut bersama buat pesawat

 

Terbang menghubungkan antar REGIONAL-nya se Indonesia dengan kapasitas 80 penumpang,
 introducing you: @pesawatr80, pembuktian anak bangsa.. Bangsa Indonesia 👏👏👏 
Terima kasih untuk jaket boomber kerennya 😍 

 

 

 

Hai..

 

Selamat ya kamu!

 

Di postingan ini, aku akan cerita tentang impian besar..

 

Sebelumnya, kamu cek ini:

https://kitabisa.com/buatr80bersama

Terima kasih banyak, barakallah!