Giant berlanjut kasih HARGA TEMAN 2019: belanja tanpa khawatir terus nih

Hai hai kamU~

Makin berbahagia nih dengan Giant.. selamat ya teman-teman, program HARGA TEMAN-nya berlanjut ke tahun ini. Mulai berancang-ancang nambah daftar belanjaan karena harga barang-barang jadi lebih murah kayaknya, ya? Silakan silakan!

Mulai tanggal 28 Maret 2019 ini, HARGA TEMAN berlaku lagi. Maka saat jalan di lorong-lorongnya, perhatikan tanda logo kayak di bawah ini untuk dapat HARGA TEMANnya:

HARGA TEMAN tahun ini ada berkat berhasilnya program yang sama di tahun 2018 lalu. Karenanya, Giant ingin kita, para pelanggan terus merasa nyaman dan senang untuk berbelanja. Juga, agar berkurangnya kuantitas teman SaDis, JuLit dan BaPer.

Loh, hubungannya?

Begini.. begini.. menurut hasil pengamatan Tim Manejemen Giant, ada 3 tipe pelanggan yang menarik perhatian. Ya, itu tadi:

Yang SaDis, maksudnya SukA DISkon.. Giant menghadirkan HARGA TEMAN agar pelanggan tak mesti buru-buru untuk berkejar-kejaran dengan promo diskon yang biasanya terbatas jumlah dan durasi serta syarat dan ketentuan berlaku. HARGA TEMAN mah bebas.

Yang JuLit, maksudnya JUara peLIT.. Giant menjadikan produk-produk favorit pelanggan masuk ke dalam HARGA TEMAN agar kita tak lagi menahan keinginan untuk membeli. Sebab, harga yang ditawarkan tersebut, kan lebih murah dan lebih hemat banyak.

Yang BaPer, maksudnya BAnyak PERhitungan.. Giant menata barang-barang yang masuk dalam HARGA TEMAN dengan jelas, berapa persen nominal hematnya, agar kita tak perlu repot hitung diskon ini-itu buat jadi bayar berapa.

Co-Host dan BA Peluncuran Harga Teman 2019 Giant

Makin menariknya, HARGA TEMAN bisa kita cek lewat e-mailer Giant. Maksudnya, kita bisa juga tahu daftar harga lewat pindai QR-code yang ada di mailer Giant. Jadi, sebelum berangkat ke Giant kesayangan, kita udah tahu info harga dan bisa lebih mudah ambil barangnya nanti.

Di peluncuran HARGA TEMAN 2019 kemarin, hadirlah Buk Karlina dari perwakilan Manejemen Giant. Beliau menyebutkan HARGA TEMAN di Giant ini diperbaharui setiap 3 bulan sehingga produk yang dilabeli merupakan kurasi dari favorit pelanggan dan di periode ini besaran harga hemat produk mencapai 32 persen.

Brand Ambasador dan Perwakilan Menejemen Giant resmikan Harga Teman 2019

FYI, ini ku tuliskan bocoran HARGA TEMAN periode sekarang (per tanggal aku posting ini- 9 April 2019):
– Hemat sampai 32 persen untuk produk perawatan tubuh
– Hemat sampai 23 persen untuk makanan dan minuman
– Hemat sampai 18 persen untuk bumbu masakan
– Hemat sampai 18 persen untuk makanan beku
– Hemat sampai 17 persen untuk produk pembersih rumah dan laundry
– Hemat sampai 13 persen untuk produk sambal/saus

Udahan, ya.. sekian dulu tentang HARGA TEMAN 2019.
Selamat berbelanja tanpa khawatir di Giant seluruh Indonesia ya, kamU!
*salam~
@uniiyanisd

Earth Hour in 2019: aksi 60+ untuk bumi yang serentak se-dunia ala Aston Priority Simatupang

Karena tindakan yang kita anggap sepele jika dilakukan bersama-sama dan serentak, tak se-sepele-itu dampaknya

(anonim)
*(dok.pribadi)

Halo kamU~
Tertanggal 30 Maret 2019 kemarin ini menjadi jadwal aksi Earth Hour di tahun ini. Diinisiasi WWF (World Wide Fund for Nature), kegiatan ini dilaksanakan secara global. Negara-negara se-dunia makin banyak yang berpartisipasi dari tahun ke tahun.

Masih bingung apa maksud dari Earth Hour?

Ini merupakan sebuah aksi bersama yang berawal dari tahun 2017 di Sydney, Australia, bertujuan untuk mengurangi penggunaan listrik dengan mematikan lampu yang tak diperlukan selama 60 menit serentak.

Dampaknya yaitu mengurangi zat karbon-dioksida yang berasal dari pemakaian lampu dan energi karena dipadamkan selama sejam dan serentak sehingga dapat membantu perbaikan perubahan iklim, baik dari energi yang terpakai dan kesadaran masyarakat umum agar lebih perhatian.

Ringkasnya, kita bersama-sama dengan masyarakat se-dunia mengupayakan tindakan yang tidak dapat memperparah perubahan iklim yang makin tak terkontrol. Lewat ikut serta sebagai rekanan kegiatan Earth Hour, setidaknya kita ambil peran berkontribusi.


Ringkasnya, kita bersama-sama dengan masyarakat se-dunia mengupayakan tindakan yang tidak dapat memperparah perubahan iklim yang makin tak terkontrol. Lewat ikut serta sebagai rekanan kegiatan Earth Hour, setidaknya kita ambil peran berkontribusi.

Secara pribadi, ini pertama kalinya aku ikut kegiatan Earth Hour dan ini pun berkesempatan bersama keluarga Bloggercrony dan Aston Priority Simatupang- Hotel and Conference Centre. Senangnya hatikuuu..

Pemadaman lampu serentak di Earth Hour 2019 ini dijadwalkan pada 20.30 – 21.30 WIB. Sebelum aksi puncak tersebut, pihak Aston Priority Simatupang mempersiapkan rangkaian acara bersama maestro pelukis, bapak Sarnadi Adam dan berbagai penampilan seni dari siswa-siswa SDN Kebagusan 01 Pagi.

Bertema, ““Bersinar dalam Gelap sebagai Terang atas Aksi Perubahan” Iklim”, ini seperti mengajak kita untuk tidak terlalu merutuki kondisi apa yang sudah terjadi kini namun melakukan sesuatu untuk mengubah keadaan tersebut; seperti Earth Hour inilah terhadap kondisi bumi dengan masalah perubahan iklim tak menentu ini.

Lukisan ber-cat forfor Pak Sarnadi Adam *dok.pribadi

Tak kusangka, ini pertama kalinya ((lagi)) melihat medium lukis seperti dipertunjukan Pak Sarnadi Adam, yaitu melukis menggunakan cat fosfor untuk hasil lukisan yang bisa berpendar dalam gelap. *awesomeee~

Kali ini pun, Pak Sarnadi melukis dalam tema Betawi. Karena kecintaan dan kebanggaan beliau terhadap budaya ini menjadikan karyanya pernah masuk dalam deretan karya galeri-galeri baik di dalam dan luar negeri. Sang maestro seni lukis Betawi, begitu beliau dikenal.

Sembari Pak Sarnadi menyelesaikan lukisan-menyala-dalam-gelap-nya, tim Aston Priority Simatupang mempersembahkan penampilan seni dari siswa-siswi SDN Kebagusan 01 Pagi. Yang tampil ini merupakan pemenang dari berbagai perlombaan seni yang pernah mereka juarai.

Pertunjukan dengan alat musik dari daur ulang *dok.pribadi

Ada penampilan seni musik dan suara. Yang spesialnya, mereka menggunakan alat musik dari olahan barang bekas. Seperti kaleng plastik berbagai ukuran, botol kaca dan lainnya. Lagu yang dibawakan juga diantaranya lagu-lagu daerah yang beragam di Indonesia.

Penampilan solo ada juga. Diantaranya pembacaan puisi dan pertunjukan pencak silat. Puisi yang dibacakan bertema bumi pula, dan aku sudah sangat lama rasanya tak menyaksikan pembacaan puisi. *feeling-throwback, i was him

Seni pencak silat ditampilkan oleh oleh seorang siswi. Kepercayaan dirinya yang tampak dari setiap gerakan membuat decak kagum dari kami para penonton. Seni bela diri tak pernah mati pesonanya, bela bumi juga harus sampai mati. *toss gak tuu

Seni bela diri Pencak Silat *dok.pribadi

Lebih menyemarakkan kegiatan Earth Hour, tim Aston Priority Simatupang menyediakan pilihan makanan khusus: set menu Earth Hour yang serba IDR 60K++ untuk para tamu yang berpartisipasi mematikan lampu dan ikut mengikuti acara. Set menu ini ada di Momiji Japanese Restaurant.

Set menu Earth Hour yang ditawarkan terdiri dari Soto Betawi, Toge Goreng, Nasi Uduk hingga Bir Pletok. Untuk set menu sehat, ada Panache Garden Salad dan Green Minty Tea. Juga, ada baju kaos Earth Hour berwarna hitam disediakan oleh tim Aston Priority Simatupang.

Seperti biasa, makanan dan pelayanan pihak Aston Priority Simatupang enak dan menyenangkan. Hotel ini beroperasi sejak Mei 2015 dengan daya tampungnya 700 orang tamu. Terdapat 15 meeting room dan ballroom serta 277 kamar yang jenisnya beragam, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Kamar yang disediakan tersebut mulai dari tipe Deluxe sampai Governor Suite, yang difasilitasi teknologi terkini. Diantaranya, TV yang berbasis internet, sensor gerak badan dalam pengendalikan power untuk ac dan lain-lain serta terpenting yaitu kecepatan sambungan internet gratis disetiap kamar juga area hotel.

Lebih lengkap, ada pusat kebugaran, spa, kolam renang untuk orang dewasa dan anak yang disediakan Aston Priority Simatupang agar seimbang antara aktivitas bisnis dan rekreasi para tamu. Tambah juga, Canary Coffe Shop dihadirkan untuk menjamu dengan menu Asia dan Western.

FYI nih.. Aston Simatupang Priority Hotel and Conference Centre merupakan salah satu dari jaringan Archipelago International. Yang mengoperasikan portofolio terbesar di Indonesia dengan lebih dari 138 hotel dan 100 properti baru yang sedang dikembangkan di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Karibia, dan Arab Saudi. Dengan lebih dari 18.000 kamar dan 10 brand mulai dari ultra mewah hingga layanan terpilih di lebih dari 55 kota, brand termasuk Aston, Alana, Aston Heritage Collection, Huxley, Kamuela, Harper, Quest, Neo, favehotel dan NOMAD Hostels.

Nyala lilin bersama sebelum pemadaman lampu *dok.pribadi

Sekian dulu untuk Earth Hour 2019. Ingin berkontribusi juga untuk Earth Hour selanjutnya? Catet, agenda ini biasanya diadakan tiap tahun di hari Sabtu dalam minggu akhir bulan Maret.

Mpeijumpa di blogpost selanjutnya,
berbahagia terus kamU~
@uniiyanisd

#KolaborasiHepi : sebar lebih banyak kebaikan dengan bahagia berkolaborasi

Hai hai hai kamU~

Kindness is the new lifestyle giving

Perkara memberikan bagian harta kita pada orang lain serasa tak semudah perkara membagikan status di media sosial. Kamu merasa juga kah?

Padahal dari jauh-jauh hari, kita sudah tahu kalau yang kita beri pada orang lain tersebutlah yang sebenarnya yang kita miliki di akhirat nanti..*monmaap, sekedar mengingatkan jika kelupaan nih.

Peduli dengan gap yang terjadi di masyarakat, diwujudkanlah sebuah aksi yang diberi nama #KolaborasiHepi.

Ringkasnya, ini merupakan kerjasama Dompet Dhuafa dan Hepi.Inc untuk mengusahakan lebih banyak dan lebih luas ruang lingkup dalam membantu sesama yang membutuhkan pertolongan dan perhatian yang sesuai dengan program kemanusian yang telah 21 tahun dikelola.

Berbagi lewat media sosial dengan mention akun @hepi.inc, nantinya tim yang bertugas akan mengolah informasi yang didapatkan dari netizen tersebut dan meneruskannya ke pihak Dompet Dhuafa untuk penanganan lebih lanjut.

Sesi diskusi perwakilan Dompet Dhuafa dan Hepi.Inc

Berkembangnya gaya hidup masa kini yang saling terhubung dengan internet dan cara berkomunikasi yang lebih mudah, menjadikan langkah lembaga sosial Dompet Dhuafa untuk tak berhenti melancarkan program-program kemanusiaannya.

Mengandeng Hepi.Inc, konsultan komunikasi, bersama menyampaikan kepada masyarakat sekaligus menginspirasi bahwa ‘berbagi’ adalah kebiasaan yang perlu terus dipupuk hingga jadi gaya hidup yang tren sebab kemudahan praktiknya lewat gawai saja. Tren kebaikan perlu diarahkan.

Hadir sebagai pembicara, Buk Aninditya Kumala Aprilia yang merupakan CEO Hepi.Inc menuturkan betapa bangganya ditunjuk Dompet Dhuafa menjadi partner resmi untuk program penyebaran kebaikan dengan cara yang inovatif ke masyarakat generasi millenial, khususnya.

Pemaparan program kebaikan yang telah terlaksana

Film Mantan Manten; Daya Wanita Modern x Pernikahan Tradisi Jawa

Halooo yoU!
Ada Film Baru Indonesia April nih; berbahagialah pencinta film dalam negeri.

Hari Senin kemarin, tanggal 1 April, aku berkesempatan hadir di sebuah Gala Premiere film yang di medsosnya mengkampanyekan usaha yang terkait “move-on”. Tipikal drama percintaan yang dari judulnya, bauk-bauk sad-ending tapi ku penasaran.

Kali ini, Visinema Pictures bekerja sama dengan JD.ID dan Kaskus mempersembahkan sebuah kisah cinta karya Farishad Latjuba, dari produser “Keluarga Cemara” dan “Love for Sale” yaitu Anggia Kharisma – Kori Adyaning.

Mari disambut:

https://www.instagram.com/p/BvyYOadAcuh/?utm_source=ig_web_copy_link


Review Film Mantan Manten 

Berjudul “Mantan Manten”, ternyata film ini termasuk drama cinta yang tak sekedar cinta-cinta-an. Konflik yang diselesaikan sarat dengan nilai dan prinsip hidup disertai penyajian kultur budaya.

Ini sekaligus comeback-moment, film baru Atiqah Hasiholan sebagai pemeran tokoh utamanya, Yasnina. Bersama aktor dan aktris ternama, diantaranya Arifin Putra (sebagai Surya), Tyo Pakusadewo (sebagai Arifin Iskandar), Tutie Kirana (sebagai Marjanti) dan pendukung lainnya.

*go check the Mantan Manten’s official Trailer:

Well, masih lanjut baca?

Berikut aku kutip pernyataan dari sang produser,
Buk Anggia: “..tapi lebih daripada itu, bagaimana ketahanan seorang perempuan untuk tetap bisa berdaya di titik paling rendah hidupnya.”
Buk Kori: “..penerimaan, move on, dan self love.. semoga penonton bisa menemukan ‘semangat’ yang sama setelah nonton.”

Tentang film?

Sinematografi-nya nyaman di mata. Gak usah dibahas lebih lanjut. Aku sukak.

Cerita yang dibangun dengan penyelesaian konfliknya membuatku bahagia dalam sedih. Bingung? *hahaa
Untuk orang yang tipe penonton anti-sad-ending kayak aku, film Mantan Manten tak akan membuat kita sedih berkelanjutan karena akhir ceritanya. Sebab terganti dengan rasa bangga yang ditularkan oleh tokoh Yasnina, bangga berhasil menaklukkan dirinya dan memanusiakan orang lain. Ke-ikhlas-an tersampaikan dengan baik.

Jadi, begini..

Namanya Yasnina, seorang wanita yang kondisi hidupnya digambarkan seperti idaman kabanyakan perempuan lain; kaya, karir dengan jabatan tinggi, bertunangan dengan bukan sembarang lelaki.

Tunangan tersebut bernama Surya, seorang anak harapan keluarga dari kalangan ningrat yang ayahnya sekaligus atasan Nina. Percintaan dan pekerjaan mereka bersangkut-paut.

Masalah besar bermunculan. Diawali dengan terkuaknya kasus investasi yang menyeret Nina untuk bertanggung jawab sendiri padahal atasannya, Iskandar berjanji untuk melindunginya dari hukuman. Dalam sekejap, seluruh kekayaan atas namanya disita, sedangkan perusahaan ‘cuci tangan’.

Berniat membalas, Nina berusaha melakukan somasi dengan memanfaat satu-satunya aset tersisa, rumah di Tawangmangu yang belum dibalik nama. Masalah pun berlanjut, ia harus mengikuti syarat untuk menjadi asisten Paes, sebutan untuk dukun rias manten adat Jawa agar dapat tanda tangan untuk berkas balik nama.

Paes tersebut dipanggil Budhe Mar, wanita sebatang kara yang mengabdikan hidupnya sesuai dengan yang turun temurun dilakukan keluarganya, perias manten yang jadi kunci keberhasilan prosesi pernikahan adat. Beliau meminta Nina untuk bersamanya selama 3 bulan saja, membantunya menyelesaikan beberapa tugas jadi Paes di beberapa pernikahan.

Kemudian, alur cerita memunculkan kejutan-kejutan yang tak disangka-sangka. Sayang jika aku lanjut cerita disini, kamu harus merasakannya sendiri dan lihat seberapa setuju kamu denganku tentang film Mantan Manten ini. Tokoh-tokoh pendamping seperti Ardy, Darto, dan lainnya membuat film ini makin hidup. Rasakan sendiri yaak..

Dan aku, I adore Nina so much~

Terima kasih (lagi) untuk Visinema Pictures..

Info tambahan buatmu, tahun ini Visinema Pictures telah merilis film Keluarga Cemara dan Terlalu Tampan pada Januari dan Februari 2019. Film-film Visinema Pictures yang lain: Filosofi Kopi, Cahaya dari Timur, Surat dari Praha, Bukaan 8, Love for Sale.

Masih bertanya padaku; Rekomen Film Indonesia Terbaru? Iya ini. Jadi, cek Jadwal Bioskop Hari Ini yang pas buat kamu nonton Mantan Manten. Mulai 4 April 2019 ya!

Eits, biar lebih seru.. kamu kepoin juga akun medsosnya: @mantan.manten dan @visinemaid di Instagram.

Sekian duluk!
cU~
@uniiyanisd

*p.s: terima kasih Revu Indonesia untuk 2 tiketnya :’)

&

Dan #BloggerDay2019Bandung bagiku bukan cuma..

Hiiiiiiiiii yoU!

Udah mau nge-post cerita ini dari kemarin-kemarin, tapi biar seru dibikin jadi postingan yang panjang.. ribuan kata-kata. Maka, selamat ‘ikutan’ #BloggerDay2019 yaa~

*perhatian: ada info Promo main di Trans Studio Bandung di bagian tulisan kali ini (hiduppp promo-enthusiast: tosss)

Hari 1.. Sabtu, 2 Maret 2019:

Saatnya menikmati berbagai permainan di Trans Studio Bandung, penerima anugerah Destinasi Wisata Terbaik Kota Bandung 2018.

#BloggerDay2019Bandung dimulai di TSB dengan bersenang-senang bersama 100 blogger terpilih yang berasal dari Jabodetabek, Bandung serta Jawa Timur. Walau tak memungkinkan buatku main bareng dengan seratus orang, cukuplah lihat wajah-wajah ceria mereka secara langsung karena biasanya lewat postingan mereka di medsos.

(kolase foto bagian TSB)

Setelah registrasi peserta, @bloggercrony squad berpencar karena indoor theme park ini dirancang dalam 3 Zona. Yaitu Zona Studio Central, Zona Lost City, dan Zona Magic Corner.

Blogger yang ingin menguji adrenalin, mereka naik wahana di Zona Studio Central; ada Vertigo, Giant Swing, Racing Coaster dan Pemburu Badai. Bagi blogger yang ingin lebih santai, mereka main di Zona Lost City. Ada wahana Jelajah yang bertema hutan Amazon dan wahana Pirate Ship yang berkeliling di atas ketinggian area Trans Studio Bandung. Untuk main di Zona Magic Corner, ada wahana Dunia Lain dan Softplay Captain Black Heart Ship.

Apapun wahana yang dinaiki, rasa seru dan bahagia selalu tampak dari wajah-wajah bloger. Kalau aku, pilih main wahana apa? Cukup secukupnya mah di aku *disenyuminaja

Awalnya barengan dengan Kakaa @claraagustin @anesanisa dari meja registrasi tapi entah kenapa sampai di wahana pertama aku jadi bareng Kak @honey, yang pilihan kita jatuh pada Race.

1st learned lesson: Jangan langsung understimate sesuatu dengan rasa-rasa-nya mudah jadi dianggap enteng, terkadang rasa itu bisa membuat kenyataan jadi tak semudah yang terbayang. (*kok akunii ngomongnya gini)

Dengan gayanya, aku jadi driver yang ‘menurutku’ nantinya hanya akan duduk manis sambil putar setir kiri-kanan mobil yang jalan di rel itu. Kenyataanya, tak segampang ituh sodara-sodari. Aku perlu tekan gas dengan kencang agar mobilnya jalan, perlu nge-irama-in kapan nge-gas kapan nge-rem, perlu itung kapan putar setir sekenanya kapan putar setenaganya, dan perlu ini itu. Dan terima kasih akang2 yang bertugas sudah bantu narik mobil yang mentok tak bisa gerak di tikungan. Dan terima kasih juga penumpang ku yang bikin keadaan ayem saat ku panik ngadepin jalannya si mobil. (*jadi paragraf acknowledgement gini?)

Lanjut, ketemu wahana Vertigo. Untung sedang beroperasi, jadi ku bisa lihat langsung dulu bagaimana yang naik itu dibikin ‘vertigo’. Seketika, ku tahu ku tak akan mampu. Tapi di sampingnya ada wahana Giant Swing, ku rasa berani-berani aja dong. Naiklah aku, lalu tempat duduknya di-swing-swing dalam level ‘giant’, jadinya aku berkesimpulan ku tak sanggup untuk ulang lagi main wahana sejenis beginian. Terima kasih, experience!

Menuju sore, Trans Studio Bandung menyunguhi show dengan para talent tampil ala-ala parade dalam konsep yang interaktif. Antusias tinggi bloger menonton show terlihat dari banyak kamera dan ponsel diacungkan merekam momen. Seusai pertunjukan, dipersilahkan juga untuk berfoto bersama berbagai tokoh yang diperankan oleh talent. Sayang sekali jika terlewatkan begitu saja, berfoto adalah keharusan.

Ingin juga main di Trans Studio Bandung? Buka  setiap hari, di week day dari 10.00-18.00 WIB, dan week end plus national holiday dari 10.00-19.00 WIB dengan tiket masuk di hari Senin-Kamis Rp 180.000, hari Jumat Rp 200.000 dan hari Sabtu-Minggu serta hari libur nasional Rp. 280.000. Ingin dapat harga promo? Klik disini yak

Cerita #BloggerDay2019 berlanjut ke hari selanjutnya. Di tanggal 3 Maret 2019, hari ke-dua dijadwalkan untuk belajar bersama bagi 100 blogger lintas kota di ruang meeting di hotel bintang 5 di Bandung, Crowne Plaza Bandung.

Dari pagi hingga sore, rangkaian acara Blogger Day 2019 lancar terlaksana di Lembong Meeting Room. Kerjasama pihak hotel dan panitia untuk setiap sesi kegiatan membuat peserta Blogger Day merasa dimanjakan dengan fasilitas dan layanan dari hotel bintang lima di Bandung ini.

Dari kesiapan ruang, sound system, bangku dan lainnya, tersedia pas untuk menampung 100-an lebih orang. Di waktu coffe-break, tersedia cemilan dan minuman yang beragam, mulai dari manis hingga asin dan dingin hingga panas serta bellboy yang ramah dan sigap menyuguhkan.

Yang paling istimewa adalah saat makan siang. Penyajiannya ala bancakan, tak terbayang sebelumya akan disuguhi cara makan secara tradisional parahyangan di hotel bintang lima di pusat kota Bandung. Ditambah lagi, ada pembuatan rendang pizza khas Crowne Plaza Bandung yang dipertontonkan secara langsung sehingga blogger bisa menikmati pizza hangat sembari berbincang dengan chef-nya.

Sesuai dengan slogan Crowne Plaza Bandung; “We’re All Bussiness, Mostly”, pihak hotel ingin memanjakan tamu dan menawarkan fasilitas-layanan dalam standar tertinggi agar kebutuhan tamu dari sisi profesional dan personal seimbang. Sebagai bagian dari InterContinental Hotel Group (IHG), hal tersebut sangat mungkin terus terjaga.

Terdapat 270 kamar hotel dan suite dengan pemandangan luas pusat kota Bandung, fasilitas MICE yang beragam untuk menampung berbagai acara, serta kehadiran Crowne Meeting Director sebagai partner detail acara, adalah sekian dari poin plus dari Crowne Plaza Bandung. Ditambah juga dengan tersedianya kolam renang, fitness 24 jam, spa, bar serta kids club.

Alamat Crowne Plaza Bandung ini di Jl. Lembong no.19, Bandung 40111, Jawa Barat, Indonesia dan websitenya; www.bandung.crowneplaza.com. Lokasi strategisnya bisa dengan mudah terhubung dengan wisata kota Bandung, seperti di jalan Braga, Jalan Asia-Afrika serta Jalan Merdeka.

Pernah dengar “Lineation” kah?

Di sesi pagi, ada Dr David Budi Wartono dari Lineation Aesthetic & Health Care yang berbagi tentang management stress. Ini berhubungan sekali dengan kehidupan blogger yang layaknya roller-coaster, kadang berada di atas banget kadang bisa di bawah banget tergantung dengan kondisi datangnya job. Temenan kan itu sama yang namanya stres.

Akrab dipanggil dengan dokter Dave, setelah jadi speaker seminar, di sesi siang beliau juga ikut praktik untuk terapi Bars. Ini berhubungan dengan energi yang ada di setiap orang. Intinya, pengendalian energi buruk diperlukan agar bisa menjalani kehidupan pribadi masing-masing secara lebih bermakna.

Di Lineation yang beralamat di Jl Leumah Nendeut No 10, Sarijadi, Bandung ini, tawaran layanannya beragam. Termasuk layanan kesehatan umum, gigi, apotek, fisioterapi, akupuntur, dan layanan kecantikan. Ingin menggunakan Lineation? Bisa cek website, instagram-nya @lineation.id atau telepon 0812-2190-6850.

*Bloggerday 2019 di Bandung 2-3 Maret 2019 didukung oleh  Blue Bird Group, Bolu Susu Lembang, Raka FM dan Sonora FM, AHRA Reflexology by Nest, Bimas Islam Kemenag RI, BloggerPreneur Bloggercrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN) dan BCN Executive (pengurus harian BCC)

Pojok Pintar Sisternet telah hadir, Sisters!

Hi yoU!

Beberapa hari yang lalu, tertanggal 4 Maret 2019, jadi hari penting buat program “Pojok Pintar Sisternet”. Berkat kerjasama Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama XL Axiata, ‘sister’ bisa menjadikan Pojok Pintar ini sebagai tempat belajar untuk pengembangan diri perempuan dalam pemanfaatan teknologi  digital

Sisternet? Baru dengar kata ini kah? Mari lanjut baca agar tambah pengetahuan, yang mana tahu bisa nanti dimanfaatkan langsung oleh sister, atau sister-nya kamu, atau sister-nya sister kamu, yaa.. begitulah,

Di peresmian Wahana Edukasi, Pojok Pintar Sisternet, hadirlah Buk Rosarita  Niken Widiastuti yang merupakan Sekretaris Jenderal Kementrian Kominfo, dan beliau sempat menyampaikan harapan untuk perempuan jadi lebih mengerti digital agar bisa menyeimbangkan diri dengan perkembangan dunia saat ini.

Untuk Pojok Pintar Sisternet yang pertama ini berada di Gedung Kementrian Kominfo, terletak di Jalan Medan Merdeka Barat no 9, Jakarta Pusat. Akan ada berbagai macam kelas yang diisi dari berbagai macam topik, intinya nanti itu akan mengarah pada perluasan wawasan terhadap pengembangan diri dan perekonomian lewat digital.

Boleh di cek ini, buat daftar.. sisters!

Lebih dari itu, perempuan yang biasanya memiliki banyak peran dalam aktifitas sehari-hari Tahu  lah, satu perempuan dalam waktu yang sama bisa bertindak jadi ibu dari anak balitanya yang belajar mengenali dapur- jadi istri dari pasangannya sekaligus jadi anak dari bapaknya yang sedang dimintai tolong menyiapkan kopi- bersamaan jadi saudari dari abangnya yang sedang curhat dari ujung meja kompor – jadi bingung? YoU  know, woman is complicated.. may this helps you get a point (?) *menyeringai

Upaya peningkatan kapasitas perempuan, bahkan banyaak perempuan, dapat disejalankan dengan peningkatan perkembangan internet yang telah masuk ke pelosok-pelosok daerah di seluruh Indonesia. Dan perhatikan juga, ini bagai dua mata pisau.. sebaran berbagai macam informasi juga makin besar  arusnya. Jadi, perlu lebih pintar kita-nya, sister.

Kenapa begitu? Informasi yang bertebaran sangat banyak lewat internet dapat berupa isi kebohongan. Istilah kini-nya, hoax.. jadi kalau jadi perempuan pengguna internet yang bisa bedakan mana info valid dan mana yang tidak, dunia per-online-an dan per-offline-an akan lebih menyenangkan!

Well, segitu dulu..
cU~
@uniiyanisd

Tuan Nona Sendiri: Momen 1

Jadi bagaimana Nona?

“Ngomong-ngomong nih ya.. kabar-kabarnya, kamu ada ‘perasaan’ sama si ini ya?” suara yang agak tertahan terdengar sembari menunjuk nama seseorang di kertas yang dipegang.

“Loh?” sebelah alis matanya terangkat, bingung. Pertanyaan macam apa yang barusan, pandangan matanya bertanya.

“…” tak berucap lagi, menunggu tanggapan lawan bicaranya.

“Cerita siapa? Dapat kabar darimana?” lanjut dengan pertanyaan dengan jawaban yang diujarkan.

“Yaa, kelihatan aja sih,” respon dengan suara yang lebih  normal sembari memperhatikan ekspresi yang muncul.

“Loh? Seriusan?  Bukannya kabar-kabarnya?” ditanggapi dengan keseriusan, segera gawai yang ada ditangannya digeletakkan. Posisinya berubah menjadi antusias. “Jadi penasaran kenapa kita jadi punya obrolan tentang ginian?”

“Iya yah.. penasaran aku ini kayaknya udah perlu disudahi”

“Ceritain tentang ini ke kamu, boleh?”

“Ayo aja, kan aku yang buka topic ini tadi”

“Iya. Oke”

“Jadi?”

“Iya, kalo maksud kata perasaan yang di konteks ini yaitu cinta. Tapi aku tak punya keyakinan apa ini kategori ‘benar-benar-cinta’. “

“Maksudnya, gimana nih?”

“Iya, aku mengalami yang kata orang-orang jatuh cinta itu tapi aku punya prinsip untuk diriku sendiri. Rasanya  udah ketuaan buatku untuk larut  kasmaran, ala-ala orang jatuh cinta  yang nurutin rasa banget. Hingga saat ini, terima kasih untuk logika ku yang lebih kuat hidup.”

“Kamu mengaku iya tapi kok rasa tidak sih?”

“Aneh ya? Ku juga tak paham bagaimananya.”

“Lalu? Yang mau kamu ceritain belum selesai, kan?”

“Belum selesai? Iya, aku bahkan tak tahu kapan selesainya. Dulunya, aku merasa aman karena circle-ku terasa jauh dengannya. Tak terjangkau malah. Itu jadi hal yang kusyukuri sembari berharap waktu bisa berteman denganku untuk  membiarkan rasaku itu mati dengan sendirinya. Tapi, ternyata malah berbeda setelah beberapa waktu. Ada kamu di irisan lingkaran. Entahlah, bagaimana nanti” suara terdengar mengambang.

“Dari dulu? Terdengarnya sudah dari lama sekali”

“Iya, salahin jari tanganku yang tergerak untuk ikuti akun  sosmednya dan ikutin cerita-cerita lewat postingannya. Pertama kali kamu sebut nama dia waktu jadi pembicara di ranah, aku tak tertarik malah aku terkagum-kagum dengan materi yang kamu  sampaikan.”

“Sekarang, bagaimana?”

“Entahlah, terima kasih buat kamu sudah bertanya. Kita lihat bagaimana nanti saja. Aku bukan pejuang cinta sendiri, jadi ya cukup. Cukup aku berjuang untuk diriku agar tetap waras.”

“Mau jadi bunga yang disamperin kumbang? Kan udah bukan jamannya lagi begitu.”

“Kamu benar, tapi aku ya begini. Katanya, jodoh tak akan kemana dan aku tak cukup kuat untuk  mendekat. Jadi aku akan tetap di posisi ini. Pertanyaan lagi? Mari lihat yang masa depan sediakan, nanti itu jawabannya,” senyumnya terpaksa mengembang.

*1 Maret.

Demam Berdarah Dengue (DBD) di 2019: Mari Makin Perhatian, Healthies

Haii U~

Menyebut “penyakit DBD” atau seringnya “Demam Berdarah” saja, terasa ‘biasa’ dan bahkan ‘lewat’ di telinga. Ada yang merasa begitu, kah?

Padahal, Demam Berdarah Dengue adalah satu dari penyakit yang perkembangannya harus diwaspadai hingga kini.

Menurut data dari Kementrian Kesehatan RI, penderita DBD yang dicatat tertanggal 29 Januari 2019 lebih kurang sebanyak 13.683 pasien se-Indonesia. Jumlah tersebut jauh beda dari tahun sebelumnya.

Bahasan kita kali ini berhubungan dengan aku yang hadir di Meet-Up Healthies yang diselenggarakan oleh Kemenkes RI, hari Kamis – 7 Februari 2019. Makaaa.. ku ucapkan maakasi banyak atas kesempatan ini ya @blogggercrony Community *senyumdobelmanis

Rencananya, hanya ada dua pembicara yang akan berbagi ilmu. Tak disangka di tengah acara, hadirlah Buk Nila Moeloek- Menteri Kesehatan. Dalam suasana santai, Buk Menteri antusias berdiskusi dengan kami, blogers.

Dok.pribadi (moderator, dr Siti, Buk Menteri Nila, dan dr. Gia)

Di awal, Buk dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, selaku direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoontik dengan bahasan Penyakit DBD yang makin berkembang.

Dijelaskan bahwa tertularnya kita itu jika virus yang dibawa nyamuk berjenis Aedes Agepty dan Aedes Albopictus masuk dalam tubuh. Nyamuk tersebutlah jadi vektor DBD.

Dua jenis nyamuk tersebut berkembang biak dengan baik di daerah tropis, sehingga Indonesia rentan dengan penyakit DBD tersebut. Apalagi di musim hujan yang terdapat banyak genangan air.

Dulu, kita diakrabkan dengan usaha pencegahan penyakit DBD dengan istilah 3M. Masih ingat, kan? Kini, usaha kita haruslah naik tingkat karena penyakit tersebut pun mengalami perkembangan; diistilahkan, 3M-Plus.

Lebih sederhananya, 3M-Plus tersebut begini:

1. Menguras/ membersihkan tempat penampungan air secara berkala.
2. Menutup rapat penampungan air agar tak bisa dijadikan oleh nyamuk untuk berkembangbiak
3. Memanfaatkan/ mendaur ulang barang bekas pakai yang kemungkinan bisa jadi tempat berkembangbiak nyamuk

*plus-nya:
4. Menaburkan bubuk Abate di penampungan air agar sulit bagi nyamuk hidup disana
5. Menggunakan obat anti nyamuk
6. Menggunakan kelambu tidur
7. Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
8. Menanam tanaman pengusir nyamuk
9. Mengatur cahaya dan sirkulasi udara rumah
10. Menghilangkan kebiasaan mengantung pakaian

Dok. pribadi (beberapa nama tanaman pengusir nyamuk)

Lebih serius lagi, ada namanya “Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik”. Disingkat dari: Juru Pemantau Jentik, usaha ini melibatkan seseorang memantau bagaimana kondisi dari tiap-tiap rumah warga; Pemantauan Jentik Berkala (PJB).

Dengan meningkatkan usaha-usaha pencegahan tersebut, diharapkan angka pasien terjangkit DBD menurun drastis. Kerjasama semua pihak sangat penting dan saling mempengaruhi. Mari bareng-bareng, yuk!

Sesi dengan dr. Gia Pratama membahas peran hidup sehat kita yang membantu bagaimana tubuh akan lebih kuat saat melawan penyakit dari virus, jamur atau bakteri yang ingin masuk untuk menguasai kesehatan.

Hidup sehat sering digaung-gaungkan, tapi masih banyak juga dari kita yang meremehkan atau takut akan ini-itu karena kurang pengetahuan. Kalau kita lihat dari sudut pandang positif, ambil sebagai contohnya berolahraga, kita bisa temukan cara yang pas untuk lakukan itu.

Pembahasan diakhiri dengan demo membuat “Lavitrap” dari botol dan barang bekas. Lavitrap ini semacam perangkap larva nyamuk yang sifatnya DIY, do it yourself. Dibimbing oleh tim dari UPT Kemenkes; Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit, Jakarta.

Dok. pribadi (arahan cara membuat Lavitrap)

Sekian duluuuk, cU~
@uniiyanisd

Istilah ” Industri 4.0 “: Pahami Lebih Untuk Hidup di Masa Depan Yang Lebih Cerah

Helloo yoU~

Punya pertanyaan, kenapa di pembahasan kali ini terdapat kata-kata ‘Industri 4.0’ ? Juga, kenapa mesti dibahas? Jawabanku: Penting. Hidup kita ber-revolusi sodara-sodari. Jadi, mari teruskan baca ini hingga selesai.

Beberapa hari lalu, aku berkesempatan hadir dalam kegiatan yang diadakan GeTI. Bersama teman-teman narablog dan tim C2live, kami belajar di kelasnya GeTI di Grand Slipi Tower. Yang kami bahas ya itu tadi, Industri 4.0 untuk Indonesia.

Di Industri 4.0 yang dibicarakan, pemerintah kita telah menyadari adanya perubahan pesat dari cara hidup masyarakat Indonesia dan dunia. Oleh karena itu, ada strategi agar ‘tak terbawa arus deras’ nantinya. Berpijak pada keadaan sumber daya manusia, teknologi dan inovasi.

Kemenperin (Kementrian Perindustrian) lewat pak menteri Airlangga Hartarto, pernah menyampaikan bahwa pemerintah akan memacu sumber daya manusia untuk bisa bertahan bahkan bersaing dalam perkembangan teknologi dan inovasi.

Ditilik dari sejarah, perkembangan industri awalnya dari penggunaan mesin uap yang diistilahkan dengan Industri 1.0 mulai tahun 1784. Berlanjut, perkembangan alat produksi berubah ke mesin bertenaga listrik atau BBM dan menandakan Industri 2.0 dimulai dari 1870.

Terus berevolusi, Industri 3.0 pun hadir dengan ditandainya pemakaian teknologi informasi dan mesin otomasi mulai tahun 1969. Di tahun 2011 diperkenalkanlah penggunaan mesin yang berintegrasi dengan jaringan internet yang menandai era Revolusi Industri 4.0.

IoT atau Internet of Things a.k.a internet untuk segalanya ini menjadikan dunia nyata dan dunia maya saling berkaitan erat, saling mempengaruhi. Ke-khas-an Industri 4.0 ini membuat kita mau tak mau harus melek teknologi berbasis internet karena perlahan versi digital merajai.

Indonesia mengalami bonus demografi dan memilki akses internet yang makin membaik. Ini merupakan kondisi yang mesti diolah bersama agar kualitas hidup perekonomian juga naik.

Ruang lingkup perekonomian di Industri 4.0 ini menjadi tak terbatas wilayah. Selagi terjangkau jaringan internet, peluang usaha terbuka. Tergantung bagaimana eksekusi model usaha nanti penentu berhasil atau tidaknya.

Terkaitlah Industri 4.0 dengan digital marketing, sebab apapun kini usaha skala besar dan kecil menghadirkan diri dalam versi digital. Cara berjualan dan memperkenalkan produk lebih mendapat perhatian jika dapat diakses dengan internet. Maka haluan pun berubah ke arah digital.

Di Indonesia, ada gap antara kemampuan anak-anak muda dengan keahlian dalam digital marketing yang diperlukan di era ini menjadi satu dari sekian hal yang penting untuk ditingkatkan dan diperbaiki. Di bagian inilah, GeTI ambil peran.

Dok. persentasi kelas GeTI

Lalu penasaran, apa itu GeTI? Yaitu singkatan dari Global  Entrepreneur  and  Talent Incubator, yang lebih kurang maksudnya sebagai wadah untuk kita dididik, belajar dan praktik untuk menjadi pengusaha berskala global.

GeTI sebagai bagian usaha dari ATT Group, yang merupakan mitra resmi alibaba.com, membuat kesempatan mengglobal jadi terbuka lebar dengan salah satu fokus sebagai digital marketer.

Digital marketer nantinya menghadapi pasar dunia dan bersaing untuk berhasil jual-beli dengan saingan usaha dari dan di negera lain. Dibutuhkanlah pemahaman untuk istilah B2B-e atau Bussines to Bussines electronic, yang memadai.

Kemampuan dalam digital marketing tersebut bisa ditingkatkan di program GeTI Incubator. Bersesuaian dengan visi GeTI untuk membantu digital marketer sampai pada pencapaian M2C, Manufacture to Consuments.

narablog bersama c2live di kelas GeTI
dok. bersama : narablog x c2live x GeTI

Sembari belajar bersama GeTI, ada namanya: Detalase untuk wadah praktik sekaligus penambah pundi-pundi rejeki sebagai digital marketer.

Bisa klik disini buat tahu lebih banyak bagaimana cara kamu bisa jemput rejeki lewat Detalase. Selamat meraih hidup di masa depan yang lebih cerah.

Sekian dulu.. silakan tanggapannya di kolom komen,
terus baca dan baca yak!
*mpeijumpa, cU~
@uniiyanisd


**Artikel ini..

Bersama Aston Priority Simatupang dan SDN Kebagusan 01 dalam Aksi Tanam Pohon; Dari 2019 untuk Masa Depan

Hello U~

Masih bulan Januari ini.. Kamu tidak lupa bahwa Januari juga punya hari peringatan yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan, kan? Dalam rangka itulah, aku akan lanjut bercerita.

Doc. publikasi milik Aston Priority Simatupang Hotel and Convention Center

Pagi itu hari Senin, aku pergi ke sekolah. Bukan buat belajar atau mengajar seperti yang dulu-dulu, kesempatan ini untuk berbagi bersama siswa-siswa esde tentang peduli alam melalui tanam pohon.

Sekitaran pukul 8 pagi, kami yaitu BCC Squad dan tim CSR-nya Aston Priority Simatupang- Hotel and Convention Center yang berkolaborasi dengan pendongeng, Kak Maulana, tiba di SDN Kebagusan 01 Pagi.

Dok.pribadi : Persiapan Acara dari tim CSR Aston dan suara Kak Maulana

Perlu beberapa waktu untuk tim berberes-beres mempersiapkan acara. Di waktu yang sama, pihak sekolah mengarahkan anak-anak untuk berkumpul di halaman sekolah. Semua berjalan lancar sesuai rencana.

Sebagai General Manager dari Aston Priority Simatupang, Bapak S. Aulia Masjhoerdin membuka acara dengan keceriaan yang menyesuaikan dengan anak-anak. Tak ketinggalan berbagi hadiah agar semakin semarak.

Disamping keseruan itu, terseliplah tujuan perusahan: berkontribusi untuk kelestarian lingkungan dan meningkatkan lagi perhatian anak-anak dan kita terhadap makna pohon bagi kelangsungan hidup bersama di bumi.

Dok.pribadi: kumpul bersama di lapangan

Sebelum sesi pembukaan oleh Pak Aulia selesai, gerimis mulai deras dan anak-anak yang duduk di tengah lapangan diungsikan ke teras yang mengelilingi dan mendekati spot sumber suara sebagai panggung ala-ala.

Hujan sebagai rahmat ternyata, karena itu tak merusak total acara. Sebab sesudah sesi Pak Aulia, giliran kepala sekolah SDN Kebagusan 01 Pagi, Bapak Sulaiman memberi sambutan. Dan, anak-anak tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Sesi sambut-menyambut makin khidmat dengan prosesi simbolis penyerahan bibit-bibit pohon dari Pak Aulia kepada Pak Sulaiman sebagai perwakilan perusahan dan sekolah. Nantinya di akhir acara, bibit tersebut ditanam langsung secara bersama di halaman depan.

Berlanjut ke sesi bersama Kak Maulana untuk berkisah tentang pentingnya pohon buat semua. Lebih kurang 900 anak-anak, mereka tak bisa beralih fokus dari gaya penyampaian Kak Maulana, seakan terhipnotis ikut dalam ceritanya.

Oh hei.. Apa kamu bertanya-tanya, kenapa program CSR ini diadakan di sekolah dasar? Yap, alasannya karena anak-anak.

Dok.pribadi: abadikan gaya lewat kamera dulu

Kamu pahamkan bahwa nantinya mereka pewaris bumi serta keadaan lingkungan ini apalagi kondisi alamnya. Sebagai generasi yang berdekatan, yang kita lakukan untuk alam sekarang akan berbuah sebab-akibat di masa depan. Jadi baik hari ini; semoga jadi lebih baik esok hari.

Usai belajar dari mendengar kisah dari Kak Maulana, saatnya aksi tanam pohon yang diserahkan. Ada 25 bibit pohon yang berjenis pohon pelindung, diantaranya: Ketapang, Tabibuya, Bungur.

Untuk aksi tanam, terpilihlah siswa-siswi dari kelas III untuk berpartisipasi. Keadaan tanah sehabis hujan yang becek dan rada berlumpur menjadi penambah keseruan bagi anak-anak ikut menanam pohon-pohon yang tersedia.

Selesai memindahkan bibit-bibit pohon, tertanam di tanah dengan baik. Selesai pula berpamitan dengan pihak sekolah, kepala dan guru-guru. Selesai jugalah aksi tanam pohon di 2019 oleh Aston Priority Simatupang- Hotel & Convention Center.

Dok.pribadi: pamit antara Aston Priority Simatupang dan SDN Kebagusan 01 Pagi

Eits.. cerita belum selesai. Kamu lanjut baca aja; mana tahu info berikut bermanfaat untukmu di masa depan kan ya?

Selesai kegiatan di SDN Kebagusan 01, aku dan BCC Squad bersama Kak Paundra Hanutama, Marketing Communications Manager of Aston Priority Simatupang balik ke hotel. Masih ada agenda lanjutan, yaitu makan siang.

Selagi persiapan sajian, kami disuguhi hotel room tour. Ini bikin level baper lebih tinggi dari laper. Baper pengen merasakan hospitality, service hotel yang berbintang 4 meski supervising kualitas bintang 5.

Ada 277 kamar tidur , 12 ruang rapat, dan 1 ballroom yang tersedia sejak mulai beroperasi dari Mei 2015. Kabarnya, untuk tahun 2019 ini jumlah meeting room akan bertambah karena lokasinya ini yang dekat daerah bisnis, jalan T.B. Simatupang.

Untuk bedroom, ada tipe Deluxe untuk yang biasa aja hingga tipe Governor yang enggak biasa fasilitasnya. Lihat foto-foto (yang sebisanya) aku jepret:

Dok.pribadi: sebagian rupa kamar tipe “deluxe”
Dok.pribadi: ruang tengah kamar tipe ‘governor’
Dok.pribadi: ruang tidur kamar tipe ‘governor’

Yang perlu kamu tahu, pesanan kamar disini lebih ramai saat weekday dari pada weekend. Alasannya, iya karena kaitannya dengan jadwal kerja perkantoran dan bisnis yang disebut tadi.

Dilengkapi dengan tempat makan, kamu bisa memilih apa saja; makanan khas Asia dan Western, Canary Coffe Shop di satu lantai dengan lobi, atau masakan Jepang dengan hidangan lengkap di Momiji Restaurant, satu lantai diatasnya.

Sebagai bagian dari Archipelago International, kamu tidak akan dibuat kecewa oleh pelayanan Aston Priority Simatupang Hotel & Convention Center. Lebih lanjut, kamu cek ini:

ASTON PRIORITY SIMATUPANG HOTEL & CONFERENCE CENTER
Jl. Let. Jend. T.B. Simatupang Kav. 9 Kebagusan
South Jakarta 12520 Indonesia
e : Simatupangmm@AstonHotelsInternational.com
w : Simatupang.AstonHotelsInternational.com

Sekian dulu untuk Januari, moga bertambah faedah hidup kita dengan cerita kali ini..
Makasi kesekian kalinya untuk @bloggercrony

Mpeijumpa di postingan selanjutnya dan makasii,
pamit duluk~
@uniiyanisd

sisi si unii | kompilaSI publikaSI