Peringatan Hari Kanker Sedunia di 2020: awas lebih dini cegah was-was

Halo kamU~
Berbagi tentang kanker lagi nih, kali ini dalam rangka World Cancer Day 2020. Yuk Healthies yuk, lebih meningkatkan rasa cinta pada sehat, rasa awas sakit kanker. Sila lanjut baca..

Ada tagar yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan info tambahan lewat medsos. Coba cek pakai ini: #IAmAndIWill atau #DeteksiDiniSavesLives

Disebut Peringatan Hari Kanker, agar kita kembali ‘ingat’ bahwa kanker masih merajalela menjadi penyebab kematian kedua terbesar. Oleh karena itulah, resiko ini perlu ditekan dan perlu upaya bersama seluruh pihak untuk berhasil.

Dari pemerintah, yaitu lewat Direktorat P2PTM (Pengendalian Penyakit Tidak Menular) dengan Subdit Penyakit Kanker dan Kelainan Darah, Kementrian Kesehatan RI.

Bertema “I am And I will”, pesan kunci Hari Kanker Sedunia 2019-2021

Perkembangan sakit kanker di Indonesia masih perlu penekanan yang lebih. Dilihat secara data, biaya pengobatan dan penanganan penyakit ini masih dalam kategori besar. Sehingga, upaya pencegahan perlu sekali agar tak makin membesar angka beban tersebut.

Jika dilihat secara kategori, kanker yang paling sering kena pada pria adalah kanker paru, kolorektal, prostat, hati dan nasopharing. Kanker yang umum pada wanita ialah kanker payudara, leher rahim, kolorektal, dan ovarium. Pada anak-anak yaitu kanker bola mata dan darah.

Sadari kanker dan upaya cegah bersama

Jika butuh pengertian, Kanker yaitu penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal bersifat ganas, tumbuh cepat tak terkendali serta bisa menyebar ke daerah lain dalam tubuh penderita.

Pada kondisi awal atau stadium dini, tubuh penderita tidak muncul keluhan namun di masa inilah kanker berpeluang lebih besar untuk dimatikan agar kesehatan tidak makin memburuk.

Ada istilahnya: WASPADA, merupakan 7 gejala yang harus dipastikan dan diperiksa lebih lanjut ke dokter terkait sakit kanker;
1-Waktu buang air besar atau kecil dan perubahan kebiasaan atau gangguan,
2-Alat pencernaan terganggu dan susah menelan,
3-Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh,
4-Payudara atau tempat tubuh lainnya ada benjolan (tumor),
5-Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatal,
6-Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh,
7-Adanya koreng atau borok yang tak sembuh

Lalu, apa penyebab kanker? Yang ada ialah yang disebut Faktor Resiko, yaitu kondisi yang bisa menigkatkan terjadinya penyakit kanker. Ini diantaranya:

– Konsumsi makanan yang kontak dengan zat-zat kimia 6P (penyedap, pewarna, perasa, pengawetan, pengasinan, pengasapan),
-polutan,
-diet tak seimbang, rendah serat, tingggii lemak,
-kurang aktifitas fisik,
-paparan asap rokok dan produk tembakau,
-konsumsi alkohol
-perilaku seksual yang berisiko,
-paparan sinar ulra violet,
-heriditas/ keturunan

Segini dulu tentang Kanker 2020, semoga kita semua selalu sadar untuk awas dari penyakit ini. Keep being healthy, be Healthiers :’)
Salam,
@uniiyanisd

CategoriesUncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Begin typing your search above and press return to search. Press Esc to cancel.