Protokol Kesehatan 2020: Pandemi, Edukasi, Kebisaan, Penting

Hola kamU, yang sama-sama terpaksa beradaptasi untuk hidup yang baik di masa pandemi ini.. tetap teruskan jaga diri dan saling jaga ya~

Istilah protokol kesehatan bukan lagi hal baru yang muncul dalam pembicaraan sehari-hari. Protokol kesehatan bahkan masuk dalam hal wajib yang harus dilakukan dalam keseharian. Apalagi hingga kini, jumlah kasus orang yang terinfeksi Covid-19 terus bertambah dan bertambah.

Protokol kesehatan ada untuk menjadi cara agar orang-orang bisa menjalani kehidupan di masa pandemi ini dengan sebaik mungkin, baik dari segi kesehatan, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya. Sebab sebagai manusia, punya kemampuan adaptasi yang sadar tidak sadar selalu dilakukan sejak lahir.

Foto dok. BCCSquad

Perkara beradaptasi dengan kebiasaan baru, yang istilahnya ‘new normal’ dengan lakukan protokol kesehatan jadi gampang-gampang-susah sebenarnya. Adaptasi untuk protokol kesehatan di tahun 2020 ini perlu kesadaraan penuh dan dituntut disiplin dari setiap orangnya agar berhasil, ditambah lagi kerja sama semua pihak.

Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad
Foto dok. BCCSquad

Kini, work from home, school from home, dan pray from home menjadi pilihan utama di kala pandemi. Banyak hal yang membuat kita akhirnya beradaptasi dengan keadaan dan juga untukmencegahterjadinyapenularan virus.

Masa pandemi pun menuntutadanyaadaptasikehidupanbaru. Masyarakat diharapkandapatsegeramelaksanakanaktivitassepertibiasa, tetapidengancara yang baru. Covid-19 telahmendorongperubahankebijakanekonomi dan politik dunia kedepan.

perubahan pada perspektif, sikap, dan perilakumasyarakat, sepertikonsepbekerja, budayahidupsehat, aktivitasbelanja, dan lain-lain. Untukitu, pemerintahpusat, daerah, hinggaelemenmasyarakatharusbergotong royong dan bersinergiuntukbersamamenyelesaikanpersoalanpandemi Covid-19.

Presiden Jokowi juga telahmenyampaikan lima arahanterkaitadaptasikebiasaanbaru agar masyarakattetapproduktif dan amandaripenularan Covid-19.

Pertama, Presiden Jokowi mengingatkanpentingnyaprakondisi yang ketat. Sosialisasikepadamasyarakatharusdilakukansecaramasifterutamamengenaisejumlahprotokolkesehatan yang harusdiikuti.

Kedua, Presiden Jokowi mengingatkanpentingnyaperhitungan yang cermatdalammengambilkebijakan yang harusdidasarkan data dan fakta di lapangan.

Ketiga, Presiden Jokowi mengingatkansoalpenentuanprioritas yang harusdisiapkansecaramatangmengenaisektor dan aktivitas mana saja yang bisadimulai dan dibukasecarabertahap.

Keempat, adanyakonsolidasi dan koordinasiantarapemerintahpusatdengandaerah, mulaidariprovinsihinggatingkat RT, sertabergotong royong melibatkansemuaelemenmasyarakat.

Kelima, Presiden Jokowi meminta agar dilakukanevaluasisecararutin. Presidenterusmengingatkan agar jajarannyatidaklengahterutamakarenakondisi di lapanganmasihsangatdinamis.

Untukitu, perludiupayakanperubahanperilakumasyarakatmelaluikomunikasipublik yang sistematis dan komprehensifuntuk “memutusmatarantai Covid-19”dan memastikanmasyarakatdapatmemahami dan mengikutiprotokolkesehatan di era adaptasikebiasaanbarudengantetapsehat dan produktif.

Seminar Online Bareng Blogger “YuukDisiplin COVID-19 Ambyar”dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2020melalui zoom dan Youtube Live (https://www.youtube.com/watch?v=aumwHll4uPg&t=6s).

Acara dibuka oleh dr.Riskiyana S. Putra, M.KesselakuDirekturPromosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Beliaujuga memaparkanupdateisu/kondisi Covid-19 dan menekankanpentingnyaperan blogger dalammembantumenyebarkaninformasikesehatanterkaitpencegahan dan pengendalian Covid-19 melaluilini/channel masing-masing dengansebelumnya meng-updateinformasidarisumber-sumberresmi/official,media sosialDirektoratPromosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, sertasumberresmilainnya.

Hadir pula narasumberkeduayaitu, Dr. Rose Mini Agus Salim, M.Psi. atau yang akrabdipanggilBundaRomi. Beliaumenyatakanadabeberapacarauntukmeningkatkankesadarandiridalamadaptasikebiasaanbaru, “Pertama, perkuatmoral virtue, kenalimanfaat 3 M (Menggunakan masker, Menjaga Jarak, Mencucitangandengansabun), terapkankebiasaankonsisten, dan mulailahdaridirisendiri, lalubawapengaruhkelingkungan Anda agar menjadicontohuntuklingkungan.”

Selainpemerintah yang berupayameningkatkanliterasimelaluidiseminasiinformasipositifkepadaseluruhlapisanmasyarakatuntukdapatmengikutiprotokolkesehatan dan beradaptasidengankebiasaanhidupbaru, peransertamasyarakat, terutamadalamhaliniinfluencer dan blogger juga punya peranpenting.

Sebagaicontoh, WardahFajri, Founder dan Mentor KomunitasBloggerCrony, menjelaskanbahwa, “BloggerCronysebagai salah satukomunitas pun menjadifasilitator blogger anggotakomunitasuntukmenyebarkanpesanpositif pro-kesehatangerakannasional #SelaluPakaiMasker di media sosial.”

Foto dok. BCCSquad
CategoriesUncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Begin typing your search above and press return to search. Press Esc to cancel.